Kalurahan Sendangsari Menerima Kunjungan Studi Tiru Forum BPD se-Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali

24 Desember 2025
HERU PRASETYO
Dibaca 10 Kali
Kalurahan Sendangsari Menerima Kunjungan Studi Tiru Forum BPD se-Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali

Sendangsari — Pemerintah Kalurahan Sendangsari menerima kunjungan studi tiru dari Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, pada Selasa, 23 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kapasitas kelembagaan serta penguatan tata kelola pemerintahan desa.

Kunjungan tersebut disambut oleh jajaran Pemerintah Kalurahan Sendangsari. Agenda kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Carik Sendangsari, Sigit Rahmanto, S.Pd, mengenai penyelenggaraan pemerintahan kalurahan, sistem administrasi, perencanaan pembangunan, serta pengelolaan keuangan kalurahan, termasuk pemanfaatan Dana Desa earmark sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam pemaparannya, Sigit Rahmanto, S.Pd menyampaikan bahwa pengelolaan Dana Desa earmark dilaksanakan berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Perencanaan program dilakukan secara terintegrasi melalui musyawarah kalurahan dengan melibatkan unsur kelembagaan guna memastikan kesesuaian antara kebijakan dan kebutuhan masyarakat.

“Pengelolaan Dana Desa earmark di Kalurahan Sendangsari dilaksanakan secara terencana, transparan, dan akuntabel. Seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan melibatkan unsur masyarakat dan lembaga kalurahan, sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan prioritas dan kebutuhan warga,” ujar Sigit Rahmanto, S.Pd, Carik Sendangsari.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta studi tiru dengan Pemerintah Kalurahan Sendangsari. Diskusi tersebut membahas penguatan peran Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal), khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pengelolaan keuangan kalurahan.(hrp)

Sigit Rahmanto, S.Pd juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kalurahan dan Bamuskal dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Peran Bamuskal sangat strategis dalam memastikan jalannya pemerintahan kalurahan tetap berada pada koridor peraturan dan kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik antar unsur pemerintahan kalurahan menjadi kunci utama,” tambahnya.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin kerja sama dan pertukaran informasi antarkelembagaan desa, serta menjadi sarana pembelajaran bersama dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.