Pemerintah Kalurahan Sendangsari Sukses Gelar Ujian Penyaringan Dukuh Mrunggi dan Secang
Sendangsari – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Balai Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, pada Rabu pagi, 19 Agustus 2026. Pemerintah Kalurahan Sendangsari menggelar "Ujian Penyaringan dan Penjaringan Calon Pamong Kalurahan" untuk mengisi kekosongan jabatan Dukuh Mrunggi dan Dukuh Secang. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung tertib, lancar, dan mengedepankan prinsip transparansi.
Peserta calon Pamong Kalurahan mengikuti dua tahapan penting: ujian tertulis dan ujian lisan. Dari hasil akhir penilaian, Nufal Fikri Hanif, S.E. ditetapkan sebagai peringkat pertama formasi Dukuh Secang dengan skor 81,95. Sementara untuk formasi Dukuh Mrunggi, Andhy Nugroho meraih peringkat pertama dengan total skor 73,26.
Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kalurahan Sendangsari dalam menjaring pamong yang kompeten, berintegritas, dan siap melayani masyarakat.
Tepat pukul 08.00 WIB, Acara dibuka oleh Lurah Sendangsari yang dalam sambutannya menekankan bahwa ujian ini adalah bagian dari proses demokrasi di tingkat kalurahan.
“Hari ini kita tidak sedang mencari siapa yang paling pintar saja. Kita sedang mencari siapa yang paling siap mengabdi, paling siap menjadi pelayan masyarakat di Padukuhan Mrunggi dan Secang,” tegas Lurah Sendangsari.
Untuk menjamin netralitas, ujian diawasi langsung oleh unsur dari Kapanewon Pengasih. Turut hadir Panewu Pengasih, Kepala Jawatan Praja Kapanewon Pengasih, Babinsa Sendangsari, Bhabinkamtibmas Sendangsari, Tim Penjaringan dan Penyaringan tingkat Kalurahan, serta tokoh masyarakat. Kehadiran aparat keamanan dan pemerintah kapanewon ini menjadi jaminan bahwa proses berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik KKN.
Sebelum ujian dimulai, panitia membacakan tata tertib. Peserta diperiksa identitasnya, dilarang membawa catatan, dan diawasi oleh 2 pengawas di setiap ruangan. Suasana menjadi sangat kondusif dan fokus.
Ujian Penyaringan dan Penjaringan tahun ini terdiri dari dua materi utama:
- Ujian Tertulis
Materi ujian tertulis mencakup 4 aspek penting yang wajib dikuasai seorang Pamong Kalurahan:
- Wawasan Kebangsaan dan Pemerintahan: Pancasila, UUD 1945, UU Desa, UU Keistimewaan DIY, Peraturan Bupati Kulon Progo tentang Pamong Kalurahan.
- Administrasi Pemerintahan Kalurahan: Tata naskah dinas, surat-menyurat, perencanaan pembangunan, dan keuangan kalurahan.
- Pengetahuan Umum dan Kewilayahan: Sejarah, geografi, potensi, dan permasalahan di Kalurahan Sendangsari khususnya Padukuhan Mrunggi dan Secang.
- Komputer dan Teknologi Informasi: Penguasaan Microsoft Office dan aplikasi SID - Sistem Informasi Desa yang saat ini menjadi standar pelayanan di Kulon Progo.
Ujian tertulis dilaksanakan selama 120 menit dengan sistem lembar jawaban komputer. Soal disusun oleh Tim Ahli dari Kapanewon Pengasih bekerjasama dengan akademisi untuk memastikan soal objektif dan tidak bocor.
- Ujian Lisan / Wawancara
Setelah istirahat, peserta kembali mengikuti ujian lisan. Di tahap ini, Tim Penjaringan dan Penyaringan yang terdiri dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan akademisi menggali 3 hal:
- Kompetensi Manajerial: Bagaimana calon menyelesaikan konflik warga, menyusun program padukuhan, dan memimpin RT.
- Kompetensi Sosial Kultural: Kemampuan berkomunikasi, beradaptasi dengan budaya masyarakat Sendangsari, dan jiwa melayani.
- Visi Misi: Program apa yang akan dibawa jika terpilih menjadi Dukuh. Khususnya terkait stunting, UMKM, keamanan lingkungan, dan digitalisasi layanan.
“Ujian lisan ini penting. Nilai tinggi di kertas belum tentu bisa terjun ke masyarakat. Kita butuh dukuh yang bisa ‘blusukan’, bisa diajak rembuk, dan bisa jadi penengah,” ujar salah satu anggota Tim Penjaringan.
Berdasarkan hasil penilaian resmi, berikut perolehan skor terbaik: Untuk Formasi Dukuh Secang:
Peringkat 1 diraih oleh Nufal Fikri Hanif, S.E. dengan total skor akhir 81,95.
Lulusan Sarjana Ekonomi ini dinilai unggul dalam penguasaan administrasi, visi digitalisasi data warga, dan kemampuan komunikasi. Latar belakang pendidikannya dinilai sangat relevan untuk membantu pengelolaan keuangan dan program UMKM di Padukuhan Secang. Untuk Formasi Dukuh Mrunggi:
Peringkat 1 diraih oleh Andhy Nugroho dengan total skor akhir 73,26.
Andhy dikenal sebagai sosok yang aktif di kegiatan kepemudaan dan karang taruna. Ia memperoleh nilai tinggi pada aspek wawasan kewilayahan dan solusi untuk masalah keamanan lingkungan di Mrunggi.
Yang membanggakan, berdasarkan keterangan Ketua Panitia, seluruh peserta yang mengikuti ujian dinyatakan LULUS passing grade, yakni minimal 55.
Drs. Sudarsana selaku Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Pamong Kalurahan Sendangsari menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses. “Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Alhamdulillah, semua peserta yang mengikuti ujian hari ini dinyatakan lulus passing grade yang kami tetapkan yaitu nilai 55. Ini menunjukkan bahwa animo dan kualitas putra-putri Sendangsari dalam ingin mengabdi itu luar biasa,” ujarnya. Beliau juga menyampaikan pesan khusus kepada dua calon dengan nilai tertinggi.
“Untuk Mas Nufal dan Mas Andhy yang saat ini meraih peringkat pertama, kami titip pesan. Jika nanti ditetapkan dan dilantik menjadi Dukuh, jalankan tugas dengan amanah. Layani masyarakat tanpa membeda-bedakan. Jemput bola, jangan menunggu di kantor. Dan yang paling penting, bisa diterima dan dirangkul oleh masyarakat di wilayah masing-masing, baik di Mrunggi maupun di Secang,” pesannya.
Drs. Sudarsana menegaskan bahwa proses ini sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 3 Tahun 2024 tentang Pengisian Jabatan Pamong Kalurahan. “Mulai dari pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi, ujian, sampai pengumuman ini semua kami upload di website dan papan pengumuman. Jadi semua bisa mengawasi,” jelasnya.
Panewu Pengasih yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi. “Pemerintah Kapanewon Pengasih mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kalurahan Sendangsari. Prosesnya cepat, tertib, dan transparan. Ini contoh yang baik bagi kalurahan lain di Kulon Progo,” katanya.
Dengan telah selesainya ujian, tahapan selanjutnya adalah:
- Penetapan: Hasil ujian akan diajukan Lurah Sendangsari kepada Panewu Pengasih untuk ditetapkan melalui Keputusan Panewu.
- Pelantikan: Setelah SK terbit, diperkirakan pelantikan akan dilaksanakan pada awal September 2026 di Balai Kalurahan Sendangsari.
- Pembekalan: Calon dukuh terpilih akan mengikuti pembekalan dari Dinas PMD Kabupaten Kulon Progo terkait tugas, fungsi, dan administrasi pemerintahan.
Kepala Jawatan Praja Kapanewon Pengasih menambahkan, “Setelah dilantik, mereka bukan lagi calon. Mereka adalah abdi negara dan abdi masyarakat. Gaji mereka dari APBKal, jadi pertanggungjawabannya langsung ke masyarakat.”
Keberhasilan pelaksanaan ujian ini tidak lepas dari dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang menjaga keamanan, serta Tim SID Sendangsari yang mendokumentasikan seluruh proses untuk keterbukaan informasi publik.
Dengan telah dilaksanakannya Ujian Penyaringan dan Penjaringan ini, Pemerintah Kalurahan Sendangsari berharap proses pengisian jabatan Dukuh Mrunggi dan Dukuh Secang dapat segera tuntas. Harapannya, pamong baru yang lahir dari proses ini benar-benar mampu menjalankan tugas, menjadi pengayom, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kalurahan Sendangsari, khususnya warga Padukuhan Mrunggi dan Secang.
Proses demokrasi di tingkat kalurahan ini menjadi contoh bahwa rekrutmen aparatur pemerintah desa/kelurahan bisa dilakukan secara profesional, bersih, dan berorientasi pada pelayanan.(da)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin